Catatan Blog.

  • | Home |
  • | Bok |
  • | Tabel |
  • | Warna |
  • | Yusni Tria Yunda |
    Boks W/H Auto》
    | Beserta Daftar Warna Boks, dan Formatnya.
    .
    1|
    |
    2|
    |

    3|
    |

    4|
    |

    5|
    |

    6|
    |

    7|
    |

    8|
    |

    9|
    |

    10|
    |

    11|
    |

    12|
    |

    13|
    |

    14|
    |

    15|
    |

    16|
    |
    .
    |
Tampilkan postingan dengan label Blogger. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Blogger. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 21 Desember 2019

Mengkopi URL Unsur - Unsur Draft Blogger.

Mengubah Tabél Google Document di Dalam Draft Blogger.

 (**)  (**)

Rabu, 18 Desember 2019

Membuat Tabél Di Blogger Menggunakan Google Document.

Oléh: Yusni Tria Yunda.

Ketika penulis membuat rancangan tabél di dalam Google Document, penulis berpikir bahwa rancangan tersebut bisa suport dengan rancangan Draft Wéblog, seperti Blogger, juga WordPress.

Guna menggubah ukuran - ukuran lébar dan tinggi dari satu Kolom - Baris, penulis menggunakan Fitur Tata Letak.

Setelah tabél yang direncanakan bisa terbentuk di Google Document, tabél tersebut dikopi, kemudian penulis membuka Draft Blogger, dan mempasteukan kopian tabél rancangan tersebut di Draft Blogger.

Dalam Draft Blogger ini, penulis melakukan lagi beberapa éditasi, seperti penyesuaian ulang terhadap ukuran - ukuran Lébar dan Tinggi dari tabél yang dibuat di Google Document tadi.

Penggubahan dilakukan secara Tampilan "Compose", dan Tampilan HTML.

Beberapa Kata Kunci dalam HTML

Minggu, 15 Desember 2019

Dari Blog I Leaen Dzikir Jahar

Box:
》Piece》 
.





KADAR HALAL YANG TETAP.

Setiap yang wajib, awalnya halal, kecuali bersyarat. Misal: zakat, adalah wajib, syaratnya adalah 'jika' nishob. Kalau belum nishob?.

Maka: kadar halal menjadi bergerak satuan syaratnya. Seperti emas kepada pèrak. Pèrak menerima konvèrsi dari emas. Nishob menjadi dapat dihitung melalui perbandingan dalam setiap keadaan varabel dan instrumèn.

Melalui pemahaman terhadap nishob, dapat disimpulkan suatu rèkomèndasi putusan kaidah (hukum) terhadap suatu kasus yang telah mengalami penyidikan, minimalnya: mengalami suatu penelitian dalam pembelajaran.

Berbèda dengan hal zakat, yang mana hukum wajibnya dapat turun_kadar sesuai kapasitas nishob, maka dalam hal belajar: berlaku wajib selama hidup. Mengapa?.

Minimal ada 2 (dua) cara utama dalam belajar. Pertama: ditransfer keilmuan secara langsung melalui kaidah - kaidah yang diberikan olèh guru kepada murid - muridnya. Ke-2 (ke-dua): dialami secara langsung olèh murid, baik secara berkelompok ataupun individual.

Terhadap cara ke-2: dialami terlebih dahulu, lalu memaknai. Atau: dimaknakan (menyengaja memaknai) setelah dialami (secara pasif, cenderung ta di sengaja). Secara arti: kalau dimaknai, artinya: terhadap objèk, yang_mana subjèknya aktif, meskipun secara tata_tulis berawalan 'di' (pasif).

Termasuk dalam hal keyakinan, perlu dimaknakan setelah dialami. Namun, dalam transfer ilmunya, perlu dibarengi dengan pengetauan, agar langkah - langkahnya dapat diikuti olèh pihak lain pula, guna membuktikan jalan (cara, tarèkat, mètodeu) yang cocok dengan masalah yang lagi dihadapi.

Dengan demikian, paparan mengenai variabel - variabel yang berkaitan dengan kondisi dan situasi yang menjadi instrumèn bersama kelengkapan perangkat yang tersedia dan digunakan olèh perintis/peneliti, perlu dipublikasikan secara terbuka guna kemaslahatan seluruh pihak.

Secara begini, kesimpulan - kesimpulan yang diajukan, dapat diujicoba olèh pihak - pihak lain yang memerlukan. Menimbang hal ini, maka: belajar menjadi suatu hal yang wajib bagi setiap orang. Bahkan selama hidupnya. Kesimpulan mengenai tiadanya nishob guna belajar dalam tiap - tiap situasi dan kondisi, adalah hal wajib yang tetap kadar kehalalannya, apabila belajar itu untuk selalu mengingat Alloh.

COMMENTS





.》
yundayustria@gmail.com》2019..

Biaya Susut》Contoh Kopian Dari Postingan Blogger

Frame Box:
》Piece》 
.

Shrink Cost (My Second Concept)

"How about the sale back price of machines post could take some agreement of value between the first owner to the candidates of buyer?". This question emerging in my mind whenever Mba said to me that she want to sale her machines of matts to Abah Yaya Suhaya. Their relation were as a teacher and a student in skills course of matts production. And the second, their relation before this time were the buyer and the seller of that machine; Abah was the partition who produces the machine whom Mba bought it from him.

Whenever I ask about the price, Mba said: "saya membelinya seharga tujuh ratus ribu rupiah, terima di tempat". And I knew that delivery cost was including that price of sold from Abah's place to Mba's place, makes seven hundred thousands rupiahs of the price just has been the gross price from Abah. May be Abah just got sixty hundred thousands rupiahs, after he paid the delivery car as a cost to sent the machine post unity from his balance. And then Mba said: "bagaimana kalau enam ratus ribu saja, tapi tida termasuk ongkos kirim?". With the other side of think, I was agree too, but may be with the other reason as my calculating below;

a). Induring Mba producing matts using  that machine, I assumpt she has got nett profit approximately two hundred and sixty thousands of rupiahs.
b). For the nett profit that she got, if power to thirty tree percents will resulted eighty six thousands and seventy rupiahs, and this value of the past performance,- as history's datas,- I think can taking as its shrink cost induring the machine be used to product in Mba's partition.
c). So that, if this shrink cost approach of method concept applicated to the price this time after passed some convention with its own history of the post, whenever Mba bought it , decrease from seventy thousands rupiahs to sixty hundreds and thirteen thousands and three hundreds of rupiahs .

How?.

Comments

Popular posts from this blog

Shrink Cost (My First Concept)

Biaya Susut (Pengalaman pada Sepeda Saya)

Image

Make a Historical Methodology as Part's Posts in Balance Sheet (Part II : Proposal of "Perspective to Constructive Concept According Deconstructing Process to the Early Understanding of My Writing as Photographs")

Image

.》
yundayustria@gmail.com》2019..